www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
LELANG BAKEUDA2
SE bupati sampah perkimlh
Spanduk Sumpah Pemuda

Bermalam di Desa, Penuhi Janji Kampanye

E-mail Cetak PDF
sambasBupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc, tetap melanjutkan tradisi bermalam di desa. Dikatakan dia, saat di Masjid Ar Raudhah Dusun Sari Medan Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai, jumat malam (12/4), sudah 52 Desa yang dikunjunginya dengan konsep bermalam.
“Alhamdulillah, Dusun Sari Medan Desa Sarang Burung Danau Kecamatan Jawai ini menjadi desa yang ke-52 saya kunjungi untuk saya bermalam atau menginap. Masih ada 141 desa yang harus saya datangi,” ungkap dia. Dipertegas Bupati, program bermalam di desa adalah pemenuhan janji dia ketika sebelum menjadi Bupati Sambas.

Atbah mengungkapkan, ketika kampanye pada perhelatan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2015 lalu, dia pernah berjanji bermalam di desa. “Saya melakukan bermalam di desa-desa, ini bagian saya memenuhi janji saya, janji kampanye saya dulu sebelum jadi Bupati. Saya bilang, Jika Allah mentakdirkan saya menjadi Bupati, maka saya akan bermalam di rumah warga yang paling tidak mampu didesa tersebut,” jelas dia.

Hanya saja, diterangkan Bupati, dalam perjalanannya, menginap atau bermalam di desa tersebut, tidak menggunakan konsep bermalam di rumah warga yang paling tidak mampu. Melainkan digelar di masjid di setiap desa yang dikunjungi. “Dalam perjalanan melaksanakan program ini, saya berpikir, jika saya bermalam di rumah warga yang tidak mampu, saya yakini, kehadiran saya akan lebih merepotkan si tuan rumah. Oleh karena itu, saya ubah konsepnya, jadilah bermalam di masjid,” tutur dia.

Dipaparkan Atbah, tidur di masjid bukanlah hal yang baru bagi dia. Pengalaman hidupnya menurut cerita dia, masjid menjadi tempat yang paling membahagiakan dirinya sebagai tempat istirahat malam. “Istirahat tidur bagi saya, sudah saya lalui di lokasi dan waktu-waktu yang ekstrim. Waktu kuliah, tidur di padang pasir sudah pernah saya lakoni. Bagi saya di masjid, tempat yang paling nyaman. Banyak hal positif jika kita gelar bermalam dimasjid, bisa sekalian tadarusan mengaji, sholat malam,” ungkap dia.

Saat mengunjungi desa ke-52, Bupati berkunjung ke Masjid Ar Raudhah Sari Medan, Desa Sarang Burung Danau Kec Jawai. Bahagia disambut begitu meriah oleh masyarakat setempat. “Saya senang menggelar bermalam di desa, apalagi masyarakat Sari Medan ini, sambutannya begitu mesra dan  menyengangkan,” sebut dia.

Agenda bermalam di desa, digelar pertemuan atau silaturahim di masjid. Bagi Bupati, silaturahim itu sangat penting. “Program bermalam bertujuan untuk bersilaturahim dan lebih akrab dengan masyarakat,” jelas dia. Selain dialog dengan warga, Bupati juga menyerahkan santunan bagi warga tidak mampu di setiap desa yang dikunjungi. Rangkaian lainnya pada moment itu adalah silaturahim olahraga.

Atbah terkadang menyempatkan diri menyapa para pemain bulutangkis di desa yang dikunjungi. Bupati ikut serta berolahraga bulutangkis. Ketangkasan Bupati pada olahraga tepuk bulu itu, mendapatkan apresiasi dari penghobi bulutangkis di desa yang dikunjungi. “Saya ingin bersilaturahim dengan siapa saja, termasuk silaturahim olahraga ini. Banyak manfaatnya, badan kita sehat, kita bisa akrab dengan penghobi olahraga,” papar dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 101 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: