www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Ajak Semai Kembali Semangat Gotong Royong

E-mail Cetak PDF
gotong royongPuncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong dan Hari Keluarga Nasional Tahun 2019, Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc MH mengajak masyarakat Kab Sambas menyemai kembali semangat gotong royong. Peringatan yang dipusatkan di Kab Sambas, diharapkan Bupati menjadi kekuatan menghadirkan keluarga yang unggul dan sejahtera.
“Gotong royong tidak dapat dimungkiri lagi sebagai jati diri bangsa Indonesia, dan merupakan sumber inspirasi serta kekuatan bangsa,” ujar dia. Semangat gotong royong masyarakat Indonesia lanjut dia juga telah menjadi identitas bangsa yang telah dikenal luas oleh masyarakat internasional. Meski dalam perkembangannya kemudian, semangat gotong royong saat ini tambah Bupati agak sedikit memudar khususnya di generasi muda karena perkembangan teknologi.

“Karena semangat ke-gotong royong-an dapat dijadikan sebagai modal sosial untuk menghadapi masa depan, untuk itu agenda kita bersama adalah berupaya untuk menyemai kembali semangat ke-gotong royong-an kepada seluruh elemen lapisan masyarakat,” jelas dia. Selanjutnya peran pemerintah diungkapkan Atbah adalah berupaya memastikan kembali gotong royong tetap hidup dimasyarakat melalui kegiatan nyata. Dalam hal kependudukan, saat ini pemerintah katanya tetap berupaya keras mengendalikan pertumbuhan penduduk sebagai antisipasi terhadap masih terbatasnya kemampuan pemerintah dalam penyediaan pangan, pendidikan kesehatan serta daya dukung lingkungan.

“Diharapkan dengan program-program kependudukan yang telah dan akan dilaksanakan, tujuan akhirnya adalah keluarga yang kuat dan berkualitas sehingga daya saing bangsa meningkat serta mampu menciptakan generasi yang kompetitif di percaturan internasional,” terang dia. Selanjutnya, Bupati menyebutkan dengan angka penduduk Indonesia saat ini yang telah mencapai 250 juta, diperlukan upaya strategis dibidang pertanian yang melibatkan inovasi dan teknologi. Hal itu menurut dia agar kebutuhan pangan penduduk domestik dapat terpenuhi secara mandiri.

“Kecukupan pangan dengan jumlah yang cukup dan berkualitas akan menjadi kunci keberlangsungan negara dan dapat menjadikan negara kita kuat,” sebut dia. Meski urusan pangan atau pertanian saat ini dituturkan dia, tantangannya akan menjadi lebih berat karena sedikitnya generasi muda yang mau terjun ke pertanian. Disisi lain pungkas dia terjadi peningkatan kebutuhan pangan masyarakat yang berkualitas baik.

“Untuk itu, agenda pertanian yang telah dilaksanakan dan masih akan berlangsung sampai dengan esok hari, diharapkan akan dapat menjawab sedikit tantangan-tantangan yang dihadapi dalam dunia pertanian domestik maupun nasional kedepan,” harap dia. Peran PKK dijelaskan Atbah sebagai pembentuk keluarga berkualitas. Di Era Millenial ini dikatakan dia menjadi penting dan sentral.

“Karena tantangan zaman saat ini seperti  individualisme, teknologi informasi dan perubahan gaya hidup terutama generasi muda, akan menjadi tantangan tersendiri bagi kader-kader PKK. Diharapkan dengan silaturahmi PKK 14 kabupaten/kota se provinsi kalbar, menjadi oase baru serta upaya saling belajar bersama terkait kerja-kerja pemberdayaan masyarakat dan keluarga yang dapat memberikan dampak perubahan secara nyata di keluarga dan masyarakat,” papar dia.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 82 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: