www.sambas.go.id

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan Indonesia Maju

E-mail Cetak PDF
Tema Perayaan ke-74 Hari Kemerdekaan RI, SDM Unggul Indonesia Maju, senada semangat revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan. Dikatakan Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH, senada karena sama-sama memiliki fokus dalam upaya peningkatan kualitas SDM. “Revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan yang menjadi pilihan untuk solusi penyelesaian permasalahan-permasalahan pemasyarakatan harus mampu menyentuh berbagai program pembinaan sehingga dapat mengantarkan mereka mnjadi manusia yang berkualitas, terampil dan mandiri,” ujar Bupati Sambas saat upacara pemberian remisi di Lapas Kelas II B Sambas, Sabtu (17/8).
Dikemudian hari kata dia, warga binaan akan mampu berkontribusi dalam peningkatan SDM yang mendukung dan memajukan perekonomian nasional. Sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas SDM, dijelaskan Atbah, harus memandang persoalan kelebihan isi penghuni Lapas dari sisi yang berbeda. Yaitu lanjut dia sebagai modalitas utama pembangunan nasional.

“Peran strategis jajaran pemasyarakatan dalam peningkatan kualitas hidup, penghidupan dan kehidupan bagi warga binaan pemasyarakatan menjadi urgen. Karena mereka adalah SDM yang masih terabaikan,” sebutnya. Kelebihan isi penghuni Lapas, dijelaskan dia, menunjukkan bahwa lapas atau rutan sebenarnya memiliki aset dan potensi yang luar biasa mendukung berjalannya kegiatan yang bersifat massal, seperti kegiatan ekonomi kreatif.

Ekonomi kreatif jelas Atbah, merupakan sektor strategis dalam pembangunan nasional kedepan, yakni dengan menggali industri kreatif yang terkait dengan kebudayaan dan kearifan lokal tersebar diseluruh daerah. “Pembinaan kepribadian dan kemandirian harus dijadikan tolak ukur suksesi jajaran dalam mengantarkan warga binaan pemasyarakatan menjadi manusia yang taat dan mandiri sehingga bisa hidup lebih baik lagi dan dapat ikur serta berkontribusi dalam pembangunan nasional,” jelas dia.

Upaya tersebut tambah Bupati, dilalui dengan mentransformasi lapas menjadi institusi yang mampu menyiapkan masyarakat tangguh, berketerampilan dan produktifitas tinggi serta siap berkompetisi dalam persaingan global utamanya melalui lapas minimum security. Program itu menurut dia, dapat di elaborasi dengan menggerakkan roda perekonomian dengan sektor industri kecil dan menengah dalam kerangka pembangunan nasional. “Harapan kita menghasilkan pendapatan negara bukan pajak sebagai bentuk kontribusi jajaran pemasyarakatan kepada negara,” ingat dia.

Kondisi kelebihan isi penghuni tantang dia tidak boleh lagi dipandang sebagai kelemahan atau sumber segala permasalahan di Lapas atau Rutan. Tetapi tegas dia, harus dikelola dan dimanfaatkan menjadi kekuatan tersendiri. “Harus kita jadikan peluang dan tantangan untuk berkontribusi positif, transformasikan untuk menggapai potensi menjadi kegiatan ekonomi kreatif. Dari sinilah paradigma berubah, lembaga pemasyarakatan harus diletakkan sebagai pranata sosial yang konstruktif daripada sebagai lembaga pemidanaan yang desdruktif,” tuturnya.

Lagu sambas

Pooling

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Website ini?




Hasil

Sedang Online

Kami memiliki 65 Tamu online

Kunjungan

free counters

You are here: