Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., mewakili Bupati Sambas melepas peserta Pawai Obor dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Sabtu (15/8/2026).
Pelepasan peserta dilaksanakan di halaman utama Kantor Bupati Sambas. Dari lokasi tersebut, peserta menempuh rute sekitar 2 kilometer dengan bergerak menuju Jalan Pembangunan, kemudian memutar menuju Jalan Sukaramai melalui kawasan Taman Lunggi, sebelum melanjutkan perjalanan dan kembali mengakhiri rute di halaman Kantor Bupati Sambas.
Pawai obor menjadi salah satu kegiatan yang menghadirkan suasana semarak dalam menyambut momentum kemerdekaan. Nyala obor yang dibawa bersama-sama menjadi simbol semangat, persatuan, dan tekad untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan serta meneruskannya kepada generasi berikutnya.
Dalam konteks Gerakan Pramuka, kegiatan tersebut juga memiliki makna pendidikan. Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan dan kedisiplinan, tetapi juga menanamkan kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara. Karena itu, pawai obor menjadi ruang bagi generasi muda untuk merasakan secara langsung semangat kebersamaan dalam menyambut peringatan kemerdekaan.
Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, berharap momentum tersebut semakin memperkuat komitmen dalam mengembangkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Sambas.
“Semoga melalui kegiatan ini lebih membulatkan tekad dalam memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka, laksanakan dan kembangkan Gerakan Kwartir Cabang Sambas,” ujar Heroaldi.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sambas mendukung penuh pengembangan kepramukaan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda.
Dukungan tersebut antara lain diwujudkan melalui pelaksanaan kepramukaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib pada jenjang pendidikan di bawah koordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas. Gerakan Pramuka diharapkan dapat menjadi salah satu wadah pendidikan karakter yang membentuk generasi penerus bangsa agar memiliki kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebangsaan.
Pelaksanaan pawai obor juga mengutamakan keselamatan dan kedisiplinan peserta. Obor harus digunakan secara terkendali, menjaga jarak antarpeserta, mengikuti arahan panitia dan petugas keamanan, serta memastikan api benar-benar padam setelah kegiatan. Selain menjadi bagian dari euforia menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pawai obor juga menjadi sarana menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat cinta tanah air kepada generasi muda.