Detail Berita

Berita Daerah

Berita Daerah

SAMBAS JADI LUMBUNG PANGAN KALBAR, BUPATI SATONO DORONG SOLUSI IRIGASI DAN PENGUATAN ENERGI LISTRIK

22 July 2026 Administrator 86 dibaca 3 menit baca

Pontianak – Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H. menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Aula Keriang Bandong, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (22/7/2026). Pertemuan strategis tersebut diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, instansi vertikal, dan berbagai pemangku kepentingan sebagai forum memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas inflasi serta mendukung pembangunan daerah.
High Level Meeting berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi. Para peserta mengikuti pemaparan materi, diskusi, serta penyampaian berbagai masukan strategis terkait pengendalian inflasi, ketahanan pangan, hingga upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satono menegaskan bahwa Kabupaten Sambas merupakan salah satu penyumbang pangan terbesar di Kalimantan Barat, khususnya komoditas beras. Menurutnya, sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat sehingga pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan produktivitas melalui berbagai program strategis.
"Kami terus mendorong agar petani di Kabupaten Sambas dapat melaksanakan panen padi hingga tiga kali dalam setahun. Dengan peningkatan produktivitas tersebut, kami optimistis kontribusi Sambas sebagai lumbung pangan Kalimantan Barat akan semakin besar," ujar Satono.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menaikkan harga pembelian gabah petani. Kebijakan tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di daerah.
"Kenaikan harga gabah memberikan semangat baru bagi petani. Pendapatan mereka meningkat dan secara langsung turut menggerakkan perekonomian masyarakat," ungkapnya.
Meski demikian, Satono mengakui masih terdapat tantangan yang harus dihadapi, terutama ancaman gagal panen akibat musim kemarau berkepanjangan. Karena itu, ia berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dapat memberikan dukungan, khususnya dalam pembangunan dan penguatan sistem pengairan atau irigasi agar produktivitas pertanian tetap terjaga sepanjang tahun.
Selain sektor pertanian, Bupati Satono juga menyoroti pentingnya ketersediaan pasokan energi listrik sebagai salah satu faktor utama dalam menunjang pembangunan daerah perbatasan. Menurutnya, keandalan infrastruktur kelistrikan sangat dibutuhkan untuk mendukung investasi, pertumbuhan ekonomi, serta menyukseskan berbagai program pembangunan nasional di wilayah perbatasan.
Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten Sambas terus menggencarkan berbagai langkah nyata. Salah satunya melalui pelaksanaan operasi pasar murah yang secara rutin dilaksanakan di seluruh kecamatan, termasuk menjangkau desa-desa pedalaman, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Melalui High Level Meeting TPID Provinsi Kalimantan Barat ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Bank Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas inflasi, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.

Kembali ke Daftar Berita