Dalam rangka mempersiapkan Kabupaten Sambas mengikuti ajang Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 kategori Perbatasan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sambas melaksanakan kegiatan SAFARI (SosiAlisasi FAsilitasi Riset dan Inovasi). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kesiapan daerah dalam pelaporan inovasi, yang menjadi salah satu indikator penting penilaian nasional IGA. Pelaporan inovasi daerah dilakukan secara elektronik melalui Aplikasi Inovasi Daerah milik Kemendagri sebagai mekanisme resmi penilaian dan verifikasi inovasi tingkat nasional.
Sebagai langkah awal pelaksanaan SAFARI, Bidang Litbang Bappeda Sambas mengunjungi beberapa perangkat daerah yang memiliki kontribusi penting dalam pengembangan inovasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas. Perangkat daerah yang dikunjungi antara lain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur Daerah, Dinas Perhubungan, Inspektorat, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sambas. Kunjungan ini bertujuan untuk mengonfirmasi data inovasi yang telah dilaporkan pada tahun-tahun sebelumnya, yakni periode 2023 hingga 2024, serta memastikan kelayakan dan kesiapan inovasi-inovasi tersebut untuk dilaporkan kembali pada tahun 2025.
Selain melakukan evaluasi terhadap inovasi yang telah ada, kegiatan SAFARI juga menekankan pentingnya identifikasi dan verifikasi terhadap inovasi baru yang telah dikembangkan oleh masing-masing perangkat daerah. Inovasi-inovasi baru tersebut akan menjadi bagian penting dari pelaporan tahun ini, sekaligus memperkaya portofolio inovasi daerah Kabupaten Sambas dalam ajang IGA 2025. Kehadiran langsung tim Litbang Bappeda ke masing-masing dinas menunjukkan keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh proses administrasi dan substansi inovasi benar-benar siap dan akurat sebelum dilaporkan ke pusat.
Kepala Bidang Litbang Bappeda Kabupaten Sambas, Deliana R. Prianingsih, S.St.Pi., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan SAFARI ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas dalam memperkuat budaya inovatif di setiap lini perangkat daerah. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar proses administrasi pelaporan, tetapi juga momentum penting untuk menumbuhkan semangat inovasi dan kolaborasi lintas instansi.
Dengan langkah konkret tersebut, Kabupaten Sambas menunjukkan komitmennya untuk terus berbenah dan berkembang melalui jalur inovasi. Dengan kesiapan perangkat daerah dan sinergi yang terbangun, Sambas optimis dapat bersaing secara nasional dalam ajang Innovative Government Award 2025 serta memperkuat citra daerah sebagai wilayah perbatasan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Sebagai langkah awal pelaksanaan SAFARI, Bidang Litbang Bappeda Sambas mengunjungi beberapa perangkat daerah yang memiliki kontribusi penting dalam pengembangan inovasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas. Perangkat daerah yang dikunjungi antara lain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur Daerah, Dinas Perhubungan, Inspektorat, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sambas. Kunjungan ini bertujuan untuk mengonfirmasi data inovasi yang telah dilaporkan pada tahun-tahun sebelumnya, yakni periode 2023 hingga 2024, serta memastikan kelayakan dan kesiapan inovasi-inovasi tersebut untuk dilaporkan kembali pada tahun 2025.
Selain melakukan evaluasi terhadap inovasi yang telah ada, kegiatan SAFARI juga menekankan pentingnya identifikasi dan verifikasi terhadap inovasi baru yang telah dikembangkan oleh masing-masing perangkat daerah. Inovasi-inovasi baru tersebut akan menjadi bagian penting dari pelaporan tahun ini, sekaligus memperkaya portofolio inovasi daerah Kabupaten Sambas dalam ajang IGA 2025. Kehadiran langsung tim Litbang Bappeda ke masing-masing dinas menunjukkan keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh proses administrasi dan substansi inovasi benar-benar siap dan akurat sebelum dilaporkan ke pusat.
Kepala Bidang Litbang Bappeda Kabupaten Sambas, Deliana R. Prianingsih, S.St.Pi., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan SAFARI ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas dalam memperkuat budaya inovatif di setiap lini perangkat daerah. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar proses administrasi pelaporan, tetapi juga momentum penting untuk menumbuhkan semangat inovasi dan kolaborasi lintas instansi.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap inovasi yang dilaporkan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui SAFARI ini, kami dorong setiap perangkat daerah agar terus berinovasi dengan semangat kolaboratif dan berkelanjutan,” ujar Deliana.Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi dan sinkronisasi agar seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme pelaporan inovasi melalui sistem Kemendagri. Menurutnya, sinergi yang kuat antarperangkat daerah menjadi kunci untuk menampilkan inovasi terbaik Kabupaten Sambas di tingkat nasional.
“Sambas memiliki potensi besar untuk bersaing dalam ajang Innovative Government Award. Dengan kesiapan dan kerja sama yang solid, kami optimis Kabupaten Sambas dapat menampilkan inovasi terbaik yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tambahnya.Safari Inovasi Daerah ini juga menjadi wadah koordinasi dan pembinaan antarlembaga, tidak hanya memperkuat sinergi dalam pelaporan inovasi, tetapi juga mendorong terciptanya budaya inovatif yang berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap perangkat daerah semakin terdorong untuk menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadikan Sambas sebagai salah satu daerah percontohan dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang kreatif, solutif, dan berdaya saing tinggi di wilayah perbatasan.
Dengan langkah konkret tersebut, Kabupaten Sambas menunjukkan komitmennya untuk terus berbenah dan berkembang melalui jalur inovasi. Dengan kesiapan perangkat daerah dan sinergi yang terbangun, Sambas optimis dapat bersaing secara nasional dalam ajang Innovative Government Award 2025 serta memperkuat citra daerah sebagai wilayah perbatasan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.