Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sambas menghadiri acara Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DWP Pusat secara daring, Rabu (15/4/2026). 
Kegiatan yang mengusung tema "Mempererat Silaturahmi, Meneladani Semangat Kartini untuk Perempuan Berdaya dan Berakhlak Mulia" ini, diikuti melalui platform Zoom Meeting dari Aula Dinas Kominfo Kabupaten Sambas.
Ketua Umum DWP Pusat Ida Budi Gunadi Sadikin yang memimpin acara menekankan, momentum tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan upaya memperkuat silaturahmi, menjaga keharmonisan, serta memperkokoh persaudaraan antarpengurus.
Ia selanjutnya mengajak seluruh insan DWP untuk meneladani pemikiran Raden Ajeng Kartini mengenai pentingnya pendidikan, kemandirian, dan peran strategis perempuan dalam kemajuan bangsa. Hal ini ditegaskan sejalan dengan slogan (tagline) DWP saat ini, yaitu "Sehat Berdaya".
“Meneladani Kartini berarti kita diingatkan kembali akan pentingnya peran perempuan sebagai motor penggerak melalui pendidikan dan kemandirian,” ujar Ida.
Ida Budi Gunadi Sadikin juga memaparkan sejumlah program unggulan organisasi yang mencakup evaluasi capaian tahun 2025 serta agenda strategis untuk tahun 2026. Ia memberikan apresiasi atas pelaksanaan program "DWP Mengajar" serta aksi nyata "DWP Peduli" bagi korban bencana alam di wilayah Aceh dan Sumatera. 
Melangkah ke tahun 2026, papar Ida, organisasi akan menitikberatkan pada empat pilar utama, yaitu DWP Sehat yang berfokus pada kualitas kesehatan keluarga, DWP Cerdas, DWP Mengajar, dan DWP Peduli.
Terkait pilar pendidikan dan literasi, Ida menjelaskan program DWP Cerdas akan meluncurkan pembuatan buku makanan sehat dan bergizi yang melibatkan kontribusi seluruh daerah melalui gerakan "Satu DWP Satu Resep". 
"Setiap daerah diharapkan berkontribusi menyumbang resep makan bergizi, sehingga meningkatkan kemampuan menulis dan literasi. Satu DWP satu resep," ujarnya. 
Selain itu, ia menegaskan program DWP Mengajar harus tetap dilanjutkan secara kontinu sebagai kontribusi nyata organisasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Sementara untuk pilar kemanusiaan, DWP Peduli telah menyusun rencana strategis guna membangun dan memberdayakan kembali sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah.
Acara yang diisi tausiah oleh Ustadz Muhammad Nur Maulana tersebut diikuti penasihat dan wakil penasihat DWP instansi pemerintah pusat, pengurus DWP pusat, serta penasihat dan wakil penasihat DWP tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Selain itu, perwakilan DWP Kementerian Luar Negeri dari berbagai belahan dunia turut berpartisipasi.
Sementara itu keikutsertaan DWP Kabupaten Sambas dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata keselarasan program daerah dengan visi pusat dalam memperkuat peran perempuan di berbagai lini kehidupan. 
Melalui partisipasi aktif ini, DWP Kabupaten Sambas di bawah kepemimpinan Wahidah, S.E, M.Si bersama DWP kecamatan berkomitmen untuk menjaga keharmonisan dan solidaritas dalam memajukan organisasi serta masyarakat sekitar.