
Satgas MBG Sambas Gelar Rakor dan Evaluasi, Pastikan Keberlangsungan Program Strategis Nasional
SAMBAS – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sambas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Sambas. Kegiatan yang dikemas dalam nuansa silaturahmi ini berlangsung di Rumah Dinas Bupati Sambas pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Dipimpin langsung oleh Ketua Satgas MBG yang juga Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I, M.H., pertemuan strategis ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah konkret demi memastikan keberlangsungan dan optimalisasi program MBG di wilayah Kabupaten Sambas. Turut hadir dalam agenda tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Sambas.
Dalam laporannya, Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Sambas, Dzaki Brayogi, memaparkan perkembangan signifikan terkait infrastruktur pendukung program gizi nasional ini. Saat ini, telah berdiri sebanyak 59 SPPG di seluruh penjuru Kabupaten Sambas.
"Dari total 59 SPPG yang ada, sebanyak 57 SPPG sudah beroperasi secara aktif berjalan. Sementara itu, 2 SPPG sisanya ditargetkan mulai berjalan penuh dalam bulan ini, yang akan mencakup wilayah strategis di ujung utara, yakni daerah Temajuk dan Jawai Selatan," ungkap Dzaki.
Agenda rakor ini dihadiri oleh lebih dari 50 perwakilan SPPG dengan total peserta mencapai 150 orang lebih. Mereka terdiri dari para Kepala SPPG, tenaga Ahli Gizi, serta anggota pendukung yang menjadi motor penggerak pemenuhan gizi anak di lapangan.
Bupati Sambas, H. Satono, menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan sebuah bentuk komitmen kolektif untuk mengawal kebijakan pusat agar berdampak maksimal di daerah. Program MBG sendiri merupakan salah satu program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
"Kegiatan yang dilakukan hari ini merupakan atensi kita bersama dalam rangka menjaga keberlangsungan MBG di Kabupaten Sambas," ujar Bupati Satono.
Ia menambahkan bahwa forum ini berfungsi krusial sebagai wadah pelaporan perkembangan berkala (progress report) serta sarana evaluasi menyeluruh.
"Ini adalah progress report dari program strategis nasional Presiden Prabowo. Karena itu, agenda ini kami anggap sangat penting. Selain mempererat silaturahmi, ini adalah langkah evaluasi konkret terhadap perjalanan pengoperasian SPPG di wilayah hukum Kabupaten Sambas," terangnya secara lugas.
Untuk memastikan program berjalan tanpa kendala teknis yang berarti, acara dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif. Dalam sesi ini, Bupati, Forkopimda, dan para Kepala OPD saling bertukar pikiran serta menampung aspirasi langsung dari para pengelola SPPG dan Ahli Gizi.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Satgas, dan para pejuang gizi di tingkat SPPG, Kabupaten Sambas optimistis dapat menjadi salah satu daerah percontohan yang sukses mengimplementasikan program Makan Bergizi Gratis demi mewujudkan generasi emas yang sehat dan cerdas.