SAMBAS – Pemerintah Kabupaten Sambas kembali menorehkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Kabupaten Sambas sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk yang ke-8 kalinya berturut-turut. Penghargaan prestisius ini diberikan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
​Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., dalam sebuah acara resmi yang berlangsung di Pontianak, Kalimantan Barat.
​Capaian WTP kedelapan ini menjadi bukti nyata dari komitmen kuat jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme di setiap lini pengelolaan anggaran.
​Bupati Sambas, H. Satono, menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang berhasil ditunaikan secara konsisten. Opini WTP menegaskan bahwa laporan keuangan daerah telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material, sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.
​Dalam kesempatannya, Bupati Satono menekankan bahwa keberhasilan yang diraih secara maraton ini merupakan buah dari sinergi yang solid di internal pemerintahan serta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.

​"Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari staf hingga kepala OPD, yang terus berkomitmen menjaga integritas keuangan. Tak kalah penting, ini juga berkat doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Sambas dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih," ujar Satono.

​Prestasi ini diharapkan menjadi stimulus yang kuat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sambas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efisiensi penggunaan anggaran negara.
​Dengan dipertahankannya opini WTP ini, Pemerintah Kabupaten Sambas semakin optimistis dalam melangkah maju. Pengelolaan keuangan yang sehat dan akuntabel menjadi fondasi utama untuk mengakselerasi pembangunan di berbagai sektor, terutama di wilayah-wilayah perbatasan yang memerlukan perhatian khusus.
​Capaian ini menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi besar daerah, yaitu membawa Kabupaten Sambas menjadi wilayah yang Berkah dan Berkemajuan.